Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2011

ya RABBI...

hari ini...
dah 30 muharam...
sedar-sedar diri ini dah pergi jauh...menghujung waktu..
ya ALLAH...
berkanlah kekuatan buatku ...
berikanlah ketabahan buatku...
berikanlah kesabaran buatku untuk menghadapi  hari yang seterusnya...
walaupun berbagai dugaan yang engkau berikan..
kuatkan aku..
hambamu yang lemah lagi jahil...
ya rabbi...
kuatkan imanku...
aku takut...
jika aku melupaimu...
hingga cintaku padamu hilang...
hingga aku terus sesat ...
sesat bersama-sama manusia yang tidak mahu tunduk denganmu..
ya ALLAH
aku tahu...
berbagai dugaan yang akan kutempuhi nanti...
tapi aku
...
akan sentiasa bersamamu...
ya ALLAH ...aku amat mencintaimu...
cintaku padamu tiada galang gantinya,...
tapi aku takut...
cinta manusia
akan membuatkan aku lupa padamu...
aku tidak mahu menagih cinta manusia lebih darimu...
kerana aku tahu ini bukan masa yang sesuai buatku....
janji-janji engkau ....
kepada seorang hamba...
akan sentiasa ku ingat...
juga kehadiran si dia....
suatu hari dalam hidupku....
ya A…

UJIAN HIDUP !

inspirasi hidupku...

Ketika hidupku tertekan
Mengaburi pedoman
Kepadanya akan ku pergi
Untuk mencari bimbingnya

Ku serah takdir di tangannya
Mengukir perjalanan
Walau ujian hidup melanda
Ku tabah menerima kerana Walaupun tak dikurnia kemasyuran
Walaupun tak dilimpah kemewahan
Hati ku tetap akan memuji
Namamu selalu ya rabbi Walaupun tak di beri kemakmuran
Akan ku memanjangkan kesabaran
Ku teteap syukur pada ilahi
Kerana mengurniakan nyawa ini Ku serahkan takdir di tangannya
Mengukir perjalanan
Walau ujian hidup melanda
Ku tabah menerima kerana Dia di hati selalu memberikan ku petunjuk
Apabila pemandangan samar
Biarpun hidup digoda ujian dan pancaroba
Pasti ada hikmah di akhirnya Walaupun tak dikurnia kemasyuran
Walaupun tak dilimpah kemewahan
Hati ku tetap akan memuji
Namamu selalu ya rabbi Walaupun tak di beri kemakmuran
Akan ku memanjangkan kesabaran
Ku tetap syukur pada ilahi
Kerana mengurniakan nyawa ini

LA TAHZAN *لا تحزن

Jangan bersedih, meskipun kau merasa sangat  sakit dengan apa yang dikatakan orang lain terhadapmu.. Jangan bersedih, meskipun apa yang dibuat belum membuahkan hasil yang memuaskan untuk dirimu.. Jangan bersedih, meskipun tatkala orang lain memandang rendah terhadap kemampuan yang kau miliki... Jangan bersedih, meskipun engkau telah banyak kali terjatuh dan tersungkur sehingga hendak menangis.. Jangan bersedih, meskipun banyak onak duri yang menjadi rintangan dalam mencapai apa yang kau inginkan.. Jangan bersedih, meskipun saat itu kau merasa tersisih  dari kehidupanmu..

3 GOLONGAN YANG LEBIH AWAL MASUK NERAKA !

Pada hari kiamat nanti, ALLAH S.W.T akan turun kepada hambanya untuk memberikan keputusan kepada mereka. Setiap umat ketika itu berlutut. Golongan terawal yang akan dipanggil adalah orang alim , orang kaya dan orang yang berperang di jalan ALLAH S.W.T. ALLAH S.W.T bertanya kepada orang alim itu,”Bukankah AKU telah mengajarkanmu kitab yang telah AKU turunkan kepada rasul-KU?” Orang itu menjawab. “Benar,wahai Tuhan.” ALLAH SWT kembali bertanya. ”Apa yang engkau kerjakan dengan ilmu yang kau miliki?” Orang tersebut menjawab, ”Dengannya aku beribadat kepada-MU di malam hari dan siang hari” Malaikat berkata kepadanya, “engkau berdusta”. ALLAH SWT berfirman “engkau hanya ingin dikatakan bahawa engkau seorang yang alim”. Kemudian dipanggil orang kaya. ALLAH SWT berfirman, ”Engkau telah AKU beri rezeki sehingga berkeadaan cukup”. Orang itu menjawab, ”Benar wahai tuhan”. ALLAH SWT kemudian bertanya, ”Apa yang telah engkau kerjakan dengan hartamu itu?”, dia menjawab, ”Dengannya aku bersillaturrah…

AKU CINTA KALIAN !

mak ! abah !
tak dapat ku bayang kan hidupku tanpa kalian...
aku sayang kalian
aku cinta kalian
aku rindu kalian
ya ALLAH ampunkan dosa mereka..
mak yang melahirkan.ku
abah yang mendidikku menjadi manusia yang berguna..
ya ALLAH  hatiku tidak terluah untuk berkata-kata
tidak dapat ku bayangkan hidupku tanpa kehadiran mereka kelak..
kadang-kadang aku menangis mengenangkan saat itu nanti..
apabila aku sendiri yang akan memandikan mereka
mengapankan mereka
mencium dahi mereka buat kali yang terakhirnya...
yang mugkin buat selamanya..
ya ALLAH terima lah doa ku buat mereka
ya ALLAH terima lah diri ini dan bibir ini yang mendoakan mak dan abah...
meskipun diri ini bukanlah insan yang sempurna
dan bukan juga hambamu yang baik...
ya ALLAH ampunkan dosa mereka..
entah keberapa kali aku menyebut kalimah ini...
tetapi entah mengapa bibir ini tidak pernah bosan mengungkapkan kata-kata ini...
ampunkan mereka ya ALLAH
sayangi mereka ya ALLAH
banyak pengorbanan mereka terhadap aku ya ALLAH...
ya AL…

BIARKAN SELURUH DUNIA MEMBENCI,ASALKAN ALLAH SWT MENYINTAI !

Biarkan seluruh dunia membenci, asalkan Allah SWT menyintai...

kalam ini bermain, menari-nari tanpa arah tujuannya...
tanpa tahu kemana akhir yang ditujui, cuma mengikuti gerak rasa dan perasaan irama...

kerna aku bukannya suatu hasil tulisan sang engineer, yang tersusun rapi menunggu perlaksanaannya...
yang sudah tahu tuju sebelum bermula...

kerna bukan jua aku suatu teori matematika, yang terhsil dari pembuktian berjela-jela seorang cerdik pandai yang sentiasa berjalan menurut peraturannya...

aku cuma mengikut gerak tari irama dan bunyi suasana...
cuma menari mengikuti ombak perjalanan yang entah akan membawaku ke mana....
cuma mengikuti perasaan yang terjalin dengan erti pumbuktian sekali sekala....
cuma mengikut apa sebenarnya?

tuhan...

aku makhlukmu yang hina...
tidak berjalan mengikut aturan pencipta seluruh jagat buana...

tuhan...

maafkan diriku yang bersikap sedehana...
entah bagaimanakah akan ku mampu berjalan mengikut kehendakMu wahai sang pengarah...

sedar aku dalam khilaf, berjalan aku ta…

MENDAMBAMU YA ALLAH !

Ya Allah...

Aku cuma seorang hamba... yang tak layak meminta apa-apa... dan tak layak mempersoalkan segala perintah tuannya...

Ya Allah...

Aku ini hambamu... dan gelaran hamba itulah gelaran yang paling mulia dapat aku pikul... kalimah yang mengajarkan hamba di mana tempat duduknya... Semakin baik seseorang hamba itu memikul gelaran yang dimilikinya itu, semakin tinggilah pula kedudukannya disisimu...

Sungguh, tiada kedudukan lain lebih mulia berbanding di sisiMu... biarkan seluruh ummat membenci, seluruh ummat mencacci, seluruh ummat berprasangka buruk pada diri ini, aku akan terus mengejar kedudukan hamba di sisimu itu ya rabbi... kerna mereka tidak mengetahui... dan kerna aku hanya berbuat untukmu... ya rabbi...

Ilahi...

Ampunilah segala khilaf dan kelemahan diri... kerna aku tak sanggup lagi memikul dosa-dosa yang menggunung tinggi... dosa-dosa yang diciptakan oleh kejahilan, kehinaan dan kelemahan yang menghina keyakinanku, membebankan langkahku dan membakar pahalaku... satu per satu..…

DOSA SEORANG HAMBA ! TIDAK TERHITUNG NILAINYA..AMPUNKANKU YA ALLAH !

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku ini...

Kuatkan lah imanku...

Terimalah taubatku...

Hamba ini selalu leka, selalu lalai, selalu ah... terlalu banyak kelemahan dan kekuranganku...

Hamba jadi malu, malu pada  diri sendiri...

Ya rabbi, berkali-kali hamba melakukan kesilapan ...tak terhitung nilainya...

.. apakah masih ada lagi pengampunan darimu?

Bahkan, kasih sayangmu yang terlalu luas itulah yang menjadikan diriku semakin kerdil...

kemaafan demi kemaafan yang kau berikan menjadikan aku bertambah malu...

Bertapa Agungnya dirimu...

Bertapa Maha Sempurna...

Hanya keranaMu ya Allah...

Aku masih mampu bangkit kembali...

Dari segenap kesalahan dan kelemahan diri ini...

Kerana aku berbuat untukMu...

Tuhan yang Maha Agung lagi Maha Sempurna...

Tiada lagi kesalahan yang tak mungkin dimaafi...

Bangkit dan terus bangkit walaupun setelah berkali-kali hati ini mati...

Aku hanya seorang hamba... tak layak meletakkan gelar selain itu...

Tuhanku dengarlah bicara hati ini...

Dari ku insan sering tersisih...

Di lautan penuh …

APAKAH AKU BERDOSA YA ALLAH ??

Apakah aku berdosa ya Allah
jika aku memohon tenggang waktu
sedang Engkau telah usaikan hitungan
haruskah malam ini? Apakah aku bersalah ya Allah
bila aku hanya disini bersimpuh diam
sedang Engkau telah genapkan janji
haruskah sekelam ini? Apakah aku durhaka ya Allah
bila aku melawan kuasamu
sedang Engkau telah suratkan takdir
haruskah sekehilangan ini? Bagaimanapun aku telah berupaya
memohon kepadaMu atas pertolongan
disetiap desah nafas dan nadi
disetiap ucap dan langkah
bukankah seharusnya berserah diri
walau mati Apakah aku aniaya yaAllah
bila membiarkan kekasihku sendiri
menjemput mautnya
sedang hatiku bergetar mengenangnya
apakah akan berakhir kini? Apakah aku berdosa ya Allah
jika kebahagiaan dan kehidupan
yang kuinginkan untuk mereka
sedang Engkau maha mengetahui
apa yang terbaik bagi hambaMu Apakah aku berdosa yaAllah
bila kini aku memohon jawaban
dari semua tanya
akankah semua berakhir indah nanti?